Saturday, March 7, 2015

TUGAS MATA KULIAH LINGKUNGAN BISNIS (Membuka Bisnis Makanan)


 

KARYA ILMIAH
 

MATA KULIAH LINGKUNGAN BISNIS


 

 



  

Disusun Oleh :
 
Nama : Wahyu Budi Sulistiawan

NIM : 14.11.7966
Kelas : 14-S1TI-06

Kelompok : H
 
STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
Jl. Ring Road Utara,Condong Catur, Sleman Yogyakarta
Telp. (0274) 884201-204 Fax. (0274) 884208





 

RESEP SUKSES

Membuka Bisnis Makanan




Semakin enak rasa makanan yang disajikan, keramahan pelayanan yang diberikan, kenyamanan tempat makan, serta strategi pemasaran yang tepat menjadi bagian penting dalam menjalankan bisnis makanan.”
 
 
Peluang usaha dapat di temukan kapanpun dan dimana pun. Ungkapnya tersebut kiranya dapat menggambarkan besarnya peluang bisnis makanan. Mengapa ? karena peluang bisnis makanan akan selalu ada, selama manusia masih membutuhkan makanan sebagai kebutuhan pokok mereka. Bisa dibilang peluang bisnis makanan masih sangat terbuka lebar. Minat pasar yang luas dan variasi menu yang dapat dikembangkan memudahkan kita untuk memulai usaha dbidang tersebut. Disamping itu, bisnis makanan juga merupakan contoh peluang bisnis yang fleksibel. Karena bisnis tersebut dapat menyesuaikan besarnya modal yang anda miliki misalnya jika anda memiliki modal kecil, anda bisa mencoba bisnis makanan dari rumah dan menitipkan produk makanan anda dikantin sekolah ataupun warung – warung di lingkungan sekitar. Namun jika anda memiliki modal cukup besar, anda dapat mencoba untuk membuka restoran. Sasaran pasar bisnis makanan sangatlah luas, dari mulai anak – anak hingga orang tua pun bisa dijadikan sasaran pasar. Namun untuk mempermudah pemilihan konsumen, sebaiknya anda fokus pada salah satu pilihan yang ada pada bisnis makanan. Contohnya saja membuka warung makan dengan menyajikan berbagai menu di dalamnya atau bisa juga membangun rumah makan dengan menawarkan produk menu yang lebih khusus. Dengan demikian bisnis makanan yang anda miliki dapat membidik target pasar atau konsumen yang tepat.
 
 


TIPS SUKSES


Besarnya keuntungan yang diperoleh dari bisnis makanan, menjadikan bisnis tersebut memiliki banyak pesaing. Untuk itu anda harus memiliki strategi khusus untuk menjalankan bisnis makanan.berikut kami berikan resep sukses membuka bisnis makanan, yang dapat anda jadikan sebagai inspirasi bisnis:

1.      Melakukan riset pasar untuk mengetahui variasi jenis makanan yang ada, sehingga kita dapat menentukan inovasi makanan baru yang belum ada di pasaran. Selain itu riset juga dapat berguna untuk mengetahui harga serta kualitas rasa yang dimiliki para pesaing, sehingga dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan produk.

2.      Berdasarkan hasil riset, tentukan jenis makanan yang paling berpotensi untuk dijual. Carilah resep makanan tersebut, jika anda mampu maka anda bisa membuat resep sendiri, namun jika anda tidak mampu, anda bisa membeli resep masakan tersebut dari para ahli kuline.
3.      Selalu menjaga kualitas produk. Pelajari lebih dalam tentang hal – hal detail yang berhubungan dengan menu makanan yang kita tawarkan, mulai dari cara pembuatan hingga memperhatikan takaran komposisi bahan yang tepat. Hal ini sangat penting karena kesan pertama konsumen tergantung dari rasa makanan yang disajikan.
4.      Memberikan brand atau merek khusus untuk usaha bisnis anda. Sehingga produk makanan anda memiliki potitioning khusus dimata para konsumen. Usahakan menggunakan nama atau kata yang mudah diingat.
5.      Yang kelima adalah penerapan harga jual. Berikan harga yang sesuai dengan kualitas rasa makanan. Jangan terlalu banyak dalam mengambil keuntungan, lebih baik memperoleh keuntungan sedikit namun jumlah pelanggan yang datang lebih banyak.
6.       Kreatif dan inovatif dalam mengembangkan menu makanan, sehingga para       konsumen tidak bosan dengan menu yang disajkan misalnya saja dengan menyediakan paket menu spesial yang berbeda di setiap harinya.
7.      Jika usaha telah berkembang, lakukan penambahan tenaga kerja. Karena semua pekerjaan tidak mungkin bisa dikerjakan seorang diri. Sehingga anda sebagai owner bisa lebih fokus memikirkan pengembangan bisnis, sedangkan tenaga operasional dapt dikerjakan para pegawai anda.
Semakin enak rasa makanan yang disajikan, keramahan pelayanan yang diberikan, kenyamanan tempat makan, serta strategi pemasaran yang tepat menjadi bagian penting dalam menjalankan bisnis makanan.




 
 

Friday, March 6, 2015

TUGAS MATA KULIAH LINGKUNGAN BISNIS (OLAHAN PISANG)


KARYA ILMIAH
MATA KULIAH LINGKUNGAN BISNIS

 
 

  
Disusun Oleh :
Nama : Wahyu Budi Sulistiawan
NIM : 14.11.7966
Kelas : 14-S1TI-06
STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
Jl. Ring Road Utara,Condong Catur, Sleman Yogyakarta
Telp. (0274) 884201-204 Fax. (0274) 884208
 

 
ABSTRAK
 
            Sebagian besar penduduk indonesia, bahkan dunia, hampir dapat mengenal pisang (banana), hampir semua bagian tanaman pisang memiliki nilai guna dalam kehidupan sehari – hari. Bagian utama dari tanaman pisang yang memiliki nilai sangat tinggi adalah buah pisang. Bagian lain tanaman pisang yang bisa dimanfaatkan adalah bonggol (corm) yang dapat di manfaatkan sebagai bahan olahan. Hingga kulit pisang bisa di jadikan kerupuk kulit pisang dan tepung pisang.






BISNIS ANEKA OLAHAN PISANG
UNTUNG MENCENANGKAN


"Menjadi salah satu produk komoditas unggulan di indonesia, tanaman pisang ternyata tak hanya bisa ditemui di hampir seluruh nusantara, namun juga menjanjikan keuntungan yang cukup besar bagi para pelaku bisnisnya.”

 

            Selain buahnya biasa dinikmati masnyarakat kita sebagai hidangan pencuci mulut, beberapa bagian tanaman pisang seperti bonggol, kulit, dan batang pisang saat ini biasa dimanfaatkan menjadi beragam jenis camilan sehat yang bernilai jual tinggi di pasaran.

          Pisang merupakan tanaman buah yang tumbuh di iklim tropis beriklim basah dengan curah hujan yang merata sepanjang tahun. Selain buahnya memiliki citarasa yang manis.

Beberapa bagian tanaman pisang memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi. Bonggol pisang mengandung energi sebesar 43 kilo kalori, protein 0,6 gram, karbohidrat 11,6 gram. Kulit pisang mengandung vitamin C, vitamin B, kalsium, protein, dan juga lemak yang cukup. sedangkan buah pisang memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi yaitu sekitar 22,84 gram, protein sekitar 1,09 gram,serta vitamin A, C, E, dan K bermanfaat bagi kesehatan para konsumen.

          Melihat kandungan nutrisinya yang cukup komplek, tidak heran bila sekarang ini masnyarakat yang melirik peluang bisnis aneka olahan pisang sebagai alternatif tepat mendatangkan untung besar setiap bulan.

 
KONSUMEN

          Banyaknya kandungan nutrisi serta manfaat yang terdapat pada aneka olahan pisang, tentunya membuat semua orang penasaran dengan citarasa yang dihasilkan.sekarang ini keripik pisang, keripik bonggol pisang, kerupuk bonggol,semprong bonggol pisang, kerupuk kulit pisang,abon batang pisang, serta tepung pisang, mulai digemari anak-anak, remaja,dewasa,hingga kalangan orang tua. Mengingat harga jualnya cukup terjangkau serta melihat banyaknya manfaat yang terdapat pada aneka jenis olahan pisang, Anda bisa membidik kalangan masnyarakat menengah kebawah maupun atas yg membutuhkan makanan sehat setiap harinya.

 
INFO BISNIS

          Pada mulanya pisang adalah sejenis tumbuhan liar di Asia Tenggara. Namun meinggat banyaknya manfaat yang bisa di temukan konsumen dari beberapa bagian tanaman pisang,kini tanaman tersebut mulai dikomersialkan dan diolah menjadi berbagai macam panganan. Sebut saja seperti keripik pisang, keripik bonggol pisang, kerupuk bonggol,semprong bonggol pisang, kerupuk kulit pisang,abon batang pisang, serta tepung pisang.

Nah, bagi Anda yang tertarik memasarkan aneka produk olahan pisang. Berikut ini kami informasikan beberapa persiapan yang perlu diperhatikan untuk bisa bergabung menjadi reseller produk aneka olahan pisang.

 
1.     Gali informasi sebanyak – banyaknya mengenai para produsen maupun distributor aneka olahan pisang. Mengingat potensi bisnis olahan pisang cukup besar, sekarang ini banyak masnyarakat yang tertarik mengolah pisang cukup besar, sekarang ini banyak masnyarakat yang tertarik mengolah pisang menjadi beragam jenis makanan ringan. Karenanya Anda bisa memilih salah satu produsen maupun distributor olahan pisang yang menawarkan produk berkualitas dengan harga jual yang bersaing.

2.     Langkah kedua yang perlu anda jalankan. Dalam hal ini anda bisa membeli produk secara grosir (dalam bentuk curah) dan mengemas kembali dengan brand produk yang anda inginkan, atau membeli produk yang telah dikemas dengan brand produk dari para produsen maupun distributor olahan pisang.

3.     Setelah menyusun konsep pemasaran yang diinginkan, anda bisa membuat katalog produk yang menarik untuk menyakinkan calon konsumen. Cantumkan gambar produk, ukuran produk, komposisi yang digunakan, serta harga jual yang anda tawarkan. Dengan begitu, konsumen bisa memahami produk anda dengan detail hingga akhirnya tertarik untuk melakukan transaksi pembelian.

4.     Memperluas distribusi produk untuk meningkatkan omzet penjualan. Anda bisa menjaring beberapa sub agen untuk membantu memasarkan produk olahan pisang di sekitar lokasi anda, menitipkan produk tersebut di toko oleh – oleh, swalayan, dan supermarket, serta bisa juga mempromosikan aneka olahan pisang melalui media online untuk meningkatkan omzet penjualan setiap bulan.

5.     Yang terakhir perhatikan persediaan produk olahan pisang selalu terjaga ketersediaanya agar bisa memenuhi setiap permintaan calon konsumen. Setiap konsumen tentunya menginginkan segera mendapatkan produk yang mereka beli setelah melakukan transaksi pembelian, karena itu pastikan bila anda memiliki stok produk yang cukup untuk memenuhi permintaan konsumen setiap harinya.

 
KELEBIHAN BISNIS

          Uniknya inovasi yang dihadirkan dan tingginya nutrisi yang terdapat pada aneka olahan pisang, memberikan nilai lebih bagi produk – produk tersebut. Sebab bisa dikatakan selama ini para pelaku usaha hanya fokus mengolah buah pisangnya saja, belum berinisiatif untuk mengolah bagian lain di tanaman tropis tersebut. Citarasa khasnya yang lezat serta kualitas produk yang ditawarkan, menjadikan aneka olahan pisang sebagai salah satu produk unggulan yang belakangan ini mulai menarik minat banyak konsumen. Peluang inilah yang bisa anda manfaatkan dengan baik untuk mendatangkan untung besar setiap bulannya. Selain memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi, aneka olahan pisang dikemas menggunakan kemasan produk yang cukup aman untuk makanan. Tidak hanya itu saja, produk aneka olahan pisang juga dikemas dalam berbagai ukuran yaitu ukuran 100 gram, 250 gram, 500 gram, dan kemasan 1 kg.

 

KEKURANGAN BISNIS

          Meningkatnya jumlah pelaku bisnis camilan di indonesia, menjadikan persaingan pasar dibidang usaha ini cukup pesat. Untuk mengatasi kondisi tersebut, ada baiknya bila anda memberikan nilai tambah untuk meningkatkan daya saing produk anda. Misalnya saja seperti melengkapi produk dengan kemasan menarik dan label, produk yang disertai dengan sertifikasi halal dari MUI, izin resmi dari BPOM atau PIRT dari dinas kesehatan setempat, serta mencantumkan tanggal kadaluarsa produk, agar konsumen mulai percaya dengan kualitas aneka olahan pisang yang anda tawarkan.  


STARTEGI PEMASARAN

          Untuk mendongkrak penjualan produk, anda bisa mempromosikan aneka olahan pisang melalui strategi online maupun offline. Untuk pemasaran online, anda bisa mempublikasikan aneka olahan pisang di website toko online yang anda bangun, kemudian di promosikan ke beberapa situs sosial media yang cukup familiar dikalangan masnyarakat luas. Sebut saja seperti Facebook, twitter, google plus, BlackBerry Messenger (BBM) dan lain sebagainya. Semakin aktif anda mempromosikan aneka olahan pisang di dunia maya, maka semakin besar pula peluang yang anda buka untuk mendapatkan omzet penjualan setiap harinya.    Sedangkan untuk promosi offline, anda bisa mulai menggandeng orang – orang terdekat anda untuk menjadi sub agen ataupun mitra bisnis yang siap membantu mempromosikan aneka produk olahan pisang.

 
KUNCI SUKSES

          Yang menjadi kunci sukses anda ketika menjadi seorang reseller produk olahan pisang adalah memperluas jangkauan pasar untuk mengoptimalkan pemasaran produk setiap bulan. Karena itu anda harus aktif berpromosi baik secara online maupun offline untuk memperkenalkan keberadaan produk anda kepada masnyarakat luas. Langkah ini cukup penting karena besar kecilnya kauntungan yang didapatkan reseller, tergantung dengan banyaknya transaksi pembelian yang mereka dapatkan.

 

 

Thursday, March 5, 2015

The Story of Lisa

 
Screen Shot 2014-03-17 at 15.00.34


Since going viral, The Story of Lisa has been sending chills down the spines of online horror communities. The project, often dubbed ‘The Little Pink Backpack’, has been widely shared on Reddit, Tumblr, 4Chan and Creepypasta and has reached the ranks of the top internet ghost stories. We spoke to it’s creator Sunny Schreiner about the inspiration, backstory and the reaction to the piece.
“Online, fans have dubbed the story “The Pink Backpack.” When I first wrote the story, though, it wasn’t called that, and actually, I didn’t originally intend for it to be seen by anyone else. I was looking around the store one day, bored, when I came across this preschool notebook like we always had in elementary school. Being a huge fan of dark and creepy things, I started thinking “What’s the creepiest thing I could do with this?” So I bought it (along with a package of 96 crayons), brought it home, and went to work. Originally, I had intended to draw a series of “family outing” pictures with a sick twist (for example; “Family Vacation!” – with a picture of the parents pulling out of the driveway and leaving the child in a burning house). But I thought that might be a bit much, so instead, I decided maybe a story written as a child’s journal with an imaginary friend who was, to adults, not so imaginary.
I was 19 when I wrote it, so this was about six years ago. It wasn’t until a couple years later that I found the notebook again while going through some of my things I’d left at my mom’s house when I moved out. Someone convinced me to upload it to the paranormal board of 4chan. I was kind of apprehensive to do, since the people who spend time on that website are… questionable, at best. But I ended up doing it (uploading it to my DeviantART the same night). All I said was something to the effect of “Never pick up a random pink backpack that you find in an abandoned alley.” The response I got from that alone was enough to satisfy me. So many people believed it was real, and those who didn’t were quickly attacked by the crowd of believers.
The first time I ever heard anything about it after the 4chan debut was maybe a year or two later. A friend of mine saw it floating around Tumblr and linked me to it. I was so surprised at how many reblogs it had gotten. I spent a good hour just reading through all the comments, and so many people were terrified by it, saying they’d be having a difficult time getting to sleep, or that they were worried for their own children. Since then, it’s been on 9gag, Reddit, Imgur, and FEARnet, and I’m constantly getting questions from people asking me if it’s real. My general answer to that so far has been: “believe what you want to believe.” There are some people who want to believe that it’s real; to believe that there is something out there bigger than what we have come to understand, and even if my story is just a work of fiction, who am I to crush their hopes? There are also those who want some kind of reassurance that it is indeed a work of fiction, presumably to help ease their minds and let them sleep at night. Since I have no way of knowing which people are which, I’ve always just told them to believe what they choose. There have been a couple of instances where there was simply no doubt whatsoever, and the inquiries were about me and how I am doing/coping after what I “went through” as a child. For those people, I simply reassured them that I am doing just fine and that I am healthy and happy.
I have since written other similar stories which can be found on my DeviantART page.
In December of 2013, I was contacted by a production company who specializes in horror movies because they had seen my work on FEARnet. They expressed interest in Lisa’s potential as a motion picture and have paired me with a screenwriter who is currently working together with me on this project. At the present time, I have no sort of time frame for when the movie will be released, but it is in progress and my best guess says it will probably happen within the next couple of years.”
For those of you who haven’t read the story, check it out below.



the_story_of_lisa__pg1_by_ocularfracture-d36zoin
“This is Lisa. She is my friend. My mom and dad cant see her so they sed she is an imaganery friend. Lisa is a nice friend.”
the_story_of_lisa__pg2_by_ocularfracture-d36zoq3
“Today I tried to plant a flower in the yard. I tried to plant it by the sandbox but Lisa said thats where her daddy is sleeping so I plantd in a cup of dert.”
the_story_of_lisa__pg3_by_ocularfracture-d36zosr
“Lisa is at school with me today. I brot her for show and tell but Mrs. Monroe got angry becase she can’t see Lisa. Lisa got sad so she hid the chockbord eraser.”
the_story_of_lisa__pg4_by_ocularfracture-d36zp02
“Yesterday was my birthday party. Mom bought pizza but no one came. Lisa said people came on the porch and then left. But they left presents. I got 3 barbies and some shooes and 5 dollars. Me and Lisa played Barbies.”
the_story_of_lisa__pg5_by_ocularfracture-d36zp2g
“Mrs. Monroe is apsent today. Our supstatoot is named Mrs. Digman. She is pretty and nice and is letting us have snack time after diary time. I wish Mrs. Digman can stay our teacher.”
the_story_of_lisa__pg6_by_ocularfracture-d36zp6e
“Today Jonnathin Parker stole my pencil sack. Mrs. Digman couldnt find it so she maide him give me his pencils. Lisa came to school too but Mrs. Digman can’t see her but she said she beleives that Lisa is real.”
the_story_of_lisa__pg7_by_ocularfracture-d36zpa4 (1)
“Yesterday Lisa and me went on a long walk until the moon came out. Daddy got realy mad and said Lisa is stupid and fake. Lisa got sad and disapeered. Today she didn’t come to school but Mrs. Digman said Mrs. Monroe won’t come back.”
the_story_of_lisa__pg8_by_ocularfracture-d36zpfh
“Daddy was at work all day yesterday. He didn’t even come home to eat dinner. Today he is still at work. Mom packed me a pudding in my lunch today. Pudding is my favorite.”
the_story_of_lisa__pg9_by_ocularfracture-d36zpj2
“I miss Lisa. Daddy is really busy at work. He didn’t come home at the weekend. Mom is angry at him. I’m going to write a letter for Lisa.”
the_story_of_lisa__pg10_by_ocularfracture-d36zpmq
“Dear Lisa,
I miss you. Please come back. I’m sorry when my dad was mean. You are my best friend.”
the_story_of_lisa__pg11_by_ocularfracture-d36zpov
“Lisa came back yesterday. She said sorry for leaving and I told her my dad won’t come home. Lisa said Mrs. Monroe and him are sleeping like her dad. I hope they wake up soon.”
 

Mary Reeser's Strange Death

1951, July 1: Mary Reeser's Strange Death


The Legend:
       The last time 67-year-old widow Mrs. Mary Reeser was seen alive was on July 1, 1951. Her son, Dr. Richard Reeser, and her landlady, Mrs. Pansy M. Carpenter, both said goodnight at about 9:00 pm and left Mrs. Reeser sitting in her easy chair in her apartment in St. Petersburg, Florida.

       The first sign of trouble was at 5:00 am. Mrs. Carpenter was awakened by the smell of smoke and, assuming it was a water pump in the garage that had been overheating, she turned the pump off and went back to sleep.
       At 8:00 am, Mrs. Carpenter was awakened by a telegraph boy at her door; he had a telegraph for Mrs. Reeser. Mrs. Carpenter signed for the missive, and walked to Mrs. Reeser's room... but there was no answer to her knock. Mrs. Carpenter checked the doorknob; it was hot! Alarmed, Mrs. Carpenter ran outside to find some help. A pair of house painters working nearby rushed over to her aid, and, together, they managed to force open the door to Mrs. Reeser's apartment only to be met by a terrible blast of heat, evidence of a fire within. What they discovered inside the room defied belief.
       The only portion of the apartment that was burned was the small corner in which sat the remains of Mary Reeser's easy chair... and of Mary Reeser herself. Of the chair, only charred coil springs remained. Of Mrs. Reeser, there was little more; and these remains baffled the firemen, police, and pathologists that examined them. 
       Mrs. Reeser's 170 pounds had been reduced to less than ten pounds of charred material. Only her left foot remained intact, still wearing a slipper, burnt off at the ankle but otherwise undamaged. Also found were her liver, now fused to a lump of vertebrae, and, stranger still, her skull... shrunk to the size of a baseball by the intense heat.
       The remainder of the apartment showed all the signs of heat damage; from about the four foot level on up, the walls were covered with a greasy soot, a mirror had cracked, plastic switches and a plastic tumbler in the bathroom had melted, as had two candles on a dresser, which left behind their unburned wicks and a pink pool of wax. Below the four foot level, the only damage was the small circular burn area encompassing the remains of Mrs. Reeser and her chair, and a plastic electric wall outlet that had melted, stopping her clock at 4:20 a.m.
       What could have burned Mrs. Reeser so fiercely without causeing more damage to her surroundings? Experts pointed out that a temperature of 2500 degrees is necessary for such a thorough cremation. A cigarette igniting her clothing would never have produced that temperature. The electrical outlet had melted only after the fire had begun, so couldn't be the source. An FBI pathologist tested for gasoline and other accelerants; there were none. Even lighting had been considered, but there had been none in St. Petersburg that night.
       Months after the occurence, the Chief of Police and the Chief of Detectives signed a statement attributing the fiery death of Mary Reeser to falling asleep with a cigarette in her hand. Although already shown to be an impossibility, the declaration served to publically close the investigation. The true cause of Mary Reeser's impossible immolation is still unknown... and, possibly, unknowable.
Fire officials investigate Mary Reeser's remains
The events around Mary Reeser death are treated in full as part of the Spontaneous Human Combustion: A Brief History article; if you want to know more about this case, you're best bet is to read

source : http://www.anomalyinfo.com/?q=Stories/1951-july-1-mary-reesers-strange-death

Wednesday, March 4, 2015

TUGAS MATA KULIAH LINGKUNGAN BISNIS (BISNIS OBAT HERBAL)


PELUANG USAHA OBAT HERBAL



 
 
Peluang Usaha Bisnis Obat Herbal. Mahalnya biaya berobat ke doktor semakin dirasakan masyarakat di tengah sulitnya kondisi ekonomi saat ini, apalagi untuk jenis penyakit berat seperti kanker, jantung atau diabetes yang bisa menghabiskan kocek hingga juataan rupiah. Tak ayal saat ini masyarakat banyak yang beralih menggunakan obat herbal yang harganya jauh lebih murah namun efektivitasnya tak kalah ampuh dengan obat kimiawi. Hal ini tentu menciptakan peluang pasar yang besar bagi bisnis obat herbal.

 

Konsep back to nature (kembali ke alam) turut membawa angi segar bagi pertumbuhan bisnis obat herbal di indonesia, apalagi semakin mahalnya biaya pengobatan medis membuat masyarakat saat ini lebih memilih obat herbal. Obat herbal saat ini juga sudah dimanfaatkan oleh kalangan medis, yang melakukan uji klinis sehingga obat herbal memiliki standar sebagai obat fitofarmaka. 

 

Pilihan Usaha. Sebagai pemula usaha obat herbal, dituntut untuk mengetahui seluk beluk mengenai obat herbal, dan saat ini sudah banyak pelatihan yang diadakan termasuk menjadi Anggota Asosiasi Pengobat Tradisional Ramuan Indonesia.

 

Modal awalpun tak harus besar bahkan cukup dengan modal minimal Rp.1 juta anda sudah dapat membuat produk obat herbal, tentu saja sebelumnya mengikuti pelatihan obat herbal terlebih dahulu. Modal1 juta tersebut bisa digunakan untuk membeli alat timbangan digital harga rp.250 ribu, alat pengisian kapsul rp.200 rb, sisanya untuk membeli oven dan pelengkap lain seperti sarung tangan. Bahan yang digunakan tidak perlu dari tanaman herbal yang harus diolah dulu menjadi serbuk herbal, namun bisa langsung membeli serbuk herbal yang siap diramu (diracik) sesuai komposisi obat herbal tersebut. Serbuk herbal ini bisa didapatkan dari semua anggota Aspetri.

 

Yang tak kalah menarik,bisnis un bisa dijalankan tanpa resiko dengan modal terjangkau dan hanya menuntut kemampuan memasarkan produk, yaitu menjadi Distributor atau agen. Dengan sejumlah minimal pembelian yang tak sampai jutaan rupiah, Distributor sudah bisa meraup keuntungan,apalagi dengan pemberian diskon harga beli produk yang cukup besar, dan produk pun bisa diretur kemudian ditukar dengan yang lebih laku jenisnya.

 

Jenis Produk dan Pemasaran. Untuk membuat  produk obat herbal, kecenderungan saat ini masyarakat lebih banyak berminat pada jenis obat herbal untuk menyembuhkan penyakit yang umum dijumpai. Seperti dijelaskan oleh dr.Setiawan Dalimartha bahwa obat herbal untuk penambah tenaga, meningkatkan libido, mengatasi disfungsi ereksi (impoten) dan mengatasi nyeri rematik, serta untuk kecantikan seperti herbal untuk pemutih, perawatan rambut, lulur, anti aging,paling diminati, jadi buka penyakit yang spesifik, seperti kanker.

 

Untuk usaha skala kecil di awal usaha,produk bisa dipasarkan ke lingkungan rumah dan klinik pengobatan herbal tanpa perlu terlebih dahulu mengurus izin edar dari BPOM. Barulah bila perkembangan bagus maka izin edar produk bisa diurus ke BPOM sehingga produk bisa dijual bebas ke pasaran. Untuk memperluas pasar  sebaiknya pelaku usaha juga membuka sistem keagenan dengan tawaran diskon menarik, membuka toko online atau website untuk mempromosikan produk, serta menyediakan fasilitas klinik pengobatan alternatif dengan akupuntur, refleksi, bekam dan lian-lain karena klinik ini akan mendukung penggunaan obat herbal sehingga khasiatnya akan lebih terasa bagi pasien yang datang ke klinik.

 

Dari sebagian pelaku usaha yang sukses menjalankan bisnis obat herbal ternyata pelaku usaha yang menjadi produsen obat herbal dengan mengkombinasikan layanan klinik pengobatan alternatif paling menguntungkan, dan keuntungan bisa mencapai 70% dari omset, Hal ini dikarenakan biaya operasional dari jasa klinik pengobatan alternatif lebih kecil, karena menggunakan obat buatan sendiri. Selain itu,penjualannya pun bisa langsung ke konsumen akhir, yaitu pasien yang datang ke klinik sehingga harga jualproduk obat herbal lebih tinggi dan keuntungan yang diperoleh pun juga lebih besar.

sumber : 
http://peluangusaha25.blogspot.com/2014/04/peluang-usaha-bisnis-obat-herbal.html